Berita Wakil Rektor 1

Warek I : Peminat IAIN Palu lewat jalur SPAN 2.442 orang

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, Dr H Abidin Djafar di Palu, Minggu, mengemukakan pendaftar atau calon mahasiswa peminat perguruan tinggi tersebut melalui jalur seleksi prestasi akademik nasional (SPAN) sebanyak 2.442 pendaftar.

“Peminat IAIN Palu lewat jalur SPAN  mencapai angka 2.442 orang untuk tahun 2020 ini,” ucap Abidin Djafar di Palu, Minggu.

Dia mengemukakan peminat terhadap IAIN Palu melalui melalui jalur SPAN mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2019 jumlah pendaftar lewat SPAN berjumlah 1.250 orang.

Pendaftaran melalui jalur SPAN telah ditutup pada 28 Februari 2020. Selanjutnya peserta akan mengikuti beberapa tahapan seleksi untuk memastikan dapat lulus di pilihan pertama ataukah kedua.

Ia optimis bahwa IAIN Palu dapat mencapai target kuota mahasiswa baru yang diberikan oleh Kementerian Agama melalui SPAN. Namun, Abidin Djafar tidak menguraikan target kuota SPAN yang diberikan oleh Kemenag kepada IAIN Palu.

Warek Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IAIN Palu Dr H Abidin Djafar  (Jasket Merah) foto bersama dengan dua warek I dari PTKIN lainnya di Indonesia saat mengikuti FGD persiapan pelaksanaan seleksi mahasiswa baru jalur SPAN, di Jogjakarta, Sabtu

Dia juga optimis bahwa pendaftar terhadap IAIN Palu tahun 2020 ini akan meningkat.

“Ada tiga jalur pendaftaran, yang pertama SPAN. Kedua, UMPTKIN dan ketiga mandiri. Saat ini masih SPAN yang baru selesai batas waktu pendaftaran,” sebutnya.

Ia mengemukakan IAIN Palu dari tiga jalur pendaftaran tersebut, menargetkan jumlah total mahasiswa baru tahun 2.020 mencapai 2.430 orang.

Dia mengakui bahwa IAIN Palu membatasi kuota mahasiswa baru, dikarenakan disesuaikan dengan ketersediaan ruang kelas belajar dan jumlah dosen yang ada.

“Saya perkirakan mahasiswa baru jalur UMPTKIN dan Mandiri akan semakin membludak. Disamping itu UMPTKIN dan Mandiri menerima maba tanpa mengenal tahun lulusan. Beda dengan SPAN yang hanya menerima alumni tahun 2020,” ujar dia.

Peningkatan jumlah pendaftar, menurut dia menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat Sulawesi Tengah semakin mempercayai IAIN Palu untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak mereka, generasi mudah.

“Siswa-siswi yang masuk ke IAIN Palu  dibina, dididik dan dicerahkan di kampus  IAIN Palu yang mengusung mutu dan daya saing,” sebutnya.

Dirinya juga berterima kasih kepada orang tua siswa, kepala sekolah dan operator sekolah se-Sulawesi Tengah yang telah mempercayakan anaknya kuliah di IAIN Palu.

Sumber : Humas IAIN Palu