Berita Wakil Rektor 1

IAIN Palu batal laksanakan wisuda tahun 2020 karena pandemi COVID-19

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah memutuskan tidak melaksanakan wisuda kesatu tahun 2020, di situasi pandemi virus corona jenis baru (COVID-19), sebagai langkah pencegahan penyebaran virus tersebut.

“Iya, karena situasi pandemi virus corona, maka diputuskan untuk tidak melaksanakan wisuda kesatu atau wisuda pertama tahun 2020,” ucap Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Palu, Dr Abidin Djafar, di Palu, Senin, terkait dengan yudisium mahasiswa.

Kata Abidin Djafar, IAIN Palu berdasarkan arahan Rektor Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd, tidak akan melaksankana wisuda tatap muka langsung atau secara daring.

“Kita harus tetap waspada dengan pandemi COVID-19 ini, karena itu Rektor memerintahkan ke saya untuk membuat surat edaran untuk tidak melaksanakan wisuda,” sebutnya.

Ia menyebut, jika melaksanakan wisuda secara daring, mau atau tidak mau akan tetap ada pelayanan administrasi yang secara langsung harus bertemu dan bertatap muka dengan calon peserta wisuda.

“Pasti akan ada pengurusan administrasi, tandatangan dan segalanya yang membuat kita harus saling ketemu, dan saat bersamaan kita lupa dengan situasi pandemi ini. Olehnya, harus tetap waspada,” kata dia.

Selain, jika melaksanakan wisuda secara online/daring harus ada perwakilan mahasiswa yang dikumpul di satu tempat ruang tertentu. Artinya, tetap ada perkumpulan orang.

“Untuk menghindari itu, maka diputuskan tidak ada wisuda secara online/daring atau wisuda secara tatap muka langsung, di wisuda pertama/kesatu tahun 2020 ini,” ungkap dia.

Terkait dengan tidak adanya wisuda itu, akui dia, pihaknya telah mengeluarkan edaran dan sudah disampaikan kepada seluruh fakultas dan jurusan di lingkungan IAIN Palu.

Olehnya, ia menjelaskan, mahasiswa yang telah yudisium di masing-masing fakultas, maka boleh segera mengurusi kelengkapan berkas untuk pengambilan ijazah.

“Wisuda pertama/kesatu tahun 2020 ini direncanakan pada bulan Juni 2020, namun itu tidak dilaksanakan karena situasi pandemi. Namun, tidak dilaksanakannya wisuda, bukan berarti bahwa ijazah dan sah. Tidak ada pengaruhnya wisuda dengan gelar dan ijazah. Karena wisuda hanya pesta seremonialnya saja,” ujarnya.

Selanjutnya, ujar dia, jika situasi telah membaik masa-masa akan datang, dan IAIN Palu melaksanakan wisuda. Lalu, alumni yang belum diwisuda ingin mengikuti wisuda, maka IAIN Palu mempersilahkan untuk mendaftar.

Abidin menguraikan tahun 2020 ini untuk wisuda pertama/kesatu, IAIN Palu menargetkan jumlah peserta wisuda mencapai 350 orang. Karena situasi pandemi, maka tidak dapat dilaksanakan wisuda tersebut.*

Sumber : Humas IAIN Palu