Berita Rektor Wakil Rektor 1

Bank Mandiri Syariah salurkan bantuan hewan qurban ke IAIN Palu

Bank Mandiri Syariah Area Palu kerjasama Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra (Laznas BSM) umat, menyalurkan bantuan hewan qurban ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Rabu 29/7.

“Bantuan hewan qurban ini diharapkan dapat membantu kaum dhuafa, termasuk mahasiswa di lingkungan IAIN Palu yang berhak menerima bantuan,” ucap Manager Area Bank Mandiri Syariah Palu, Muhammad Arif Gunawan, terkait dengan distribusi bantuan hewan qurban.

Kata Muhammad Arif, Bank Mandiri Syariah bersama Laznas BSM memberikan satu sapi kepada IAIN Palu, yang selanjutnya diberikan kepada masyarakat dan mahasiswa yang berhak menerima.

“Pengelolaan dan pendistribusiannya kami serahkan sepenuhnya kepada IAIN Palu,” kata Muhammad Arif.

Direncanakan hewan qurban tersebut, akan disembelih pada 31 Juli 2020 di lingkungan IAIN Palu, setelah pelaksanaan shalat idul adha secara berjamaah di halaman samping Gedung Rektorat IAIN Palu.

Seremonial serah terima hewan qurban tersebut, telah dilangsungkan oleh Bank mandiri Syariah diwakili oleh Muhammad Arif dan diterima langsung oleh Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi, di ruang kerjanya, Rabu.

Terkait dengan bantuan tersebut, Prof Sagaf S Pettalongi mengemukakan IAIN Palu akan menyalurkan bantuan hewan qurban tersebut setelah disembelih, kepada mereka yang berhak menerima di antaranya komponen civitas akademik.

“Ada sebagian mahasiswa kami yang berhak menerima hewan qurban ini,” kata Prof Sagaf Pettalongi.

Prof Sagaf yang juga Wakil Ketua Umum MUI Sulteng menyampaikan terima kasih kepada pihak Bank Mandiri Syariah, yang telah membantu meringankan beban masyarakat lewat IAIN Palu.

Pemberian bantuan hewan qurban ini, selain sebagai bentuk menjalankan ajaran Islam juga sebagai bentuk sosial khususnya penguatan pemenuhan kebutuhan masyarakat disituasi pandemi COVID-19.

“Bantuan ini tentu sangat berarti, karena situasi kita di daerah saat ini, dimana pascabencana gempa, tsunami dan likuefaksi, kini masyarakat diperhadapkan dengan bencana non-alam COVID-19. Yang kesemua itu, berdampak pada kebutuhan pangan warga,” sebut Rektor.*

Sumber : Humas IAIN Palu