Berita Rektor

1.145 calon maba IAIN Palu jalur UMPTKIN ikut seleksi secara daring

Sebanyak 1.145 calon mahasiswa baru (maba) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, jalur pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) mulai mengikuti seleksi secara daring.

“Iya, ujian masuk yang diikuti calon mahasiswa baru pada jalur pendaftaran UMPTKIN, dilaksanakan secara daring,” ucap Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Dr Abidin Djafar, di Palu, Senin.

Sesuai jadwal yang terbitkan oleh panitia seleksi nasional dari Kementerian Agama, pelaksanaan seleksi jalur UMPTKIN dilaksanakan mulai tanggal 3 – 6 Agustus 2020.

Kata Abidin, IAIN Palu selaku salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah naungan Kemenag RI, telah melakukan langkah-langkah persiapan pelaksanaan seleksi tersebut.

Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd memantau langsung jalannya seleksi mahasiswa baru jalur penerimaan UMPTKIN, di lingkungan IAIN Palu, Senin.

Di antaranya, kata dia, meliputi persiapan ruangan ujian, komputer, listrik dan jaringan internet, yang semua itu merupakan daya dukung untuk kelancaran pelaksanaan seleksi.

“IAIN Palu berupaya menyediakan hal-hal tersebut jauh-jauh hari sebelumnya, salah satu tujuannya agar calon mahasiswa yang tidak memiliki daya dukung tersebut di rumahnya, bisa mengikuti ujian/seleksi di kampus,” ujarnya.

Namun, sebut dia, bagi calon mahasiswa yang di Kota Palu dan dari luar Kota Palu, untuk mengikuti seleksi di kampus IAIN Palu, maka harus mengikuti protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Salah satu yang kami siapkan yakni pencegahan virus corona jenis baru (COVID-19). Calon mahasiswa harus mengikuti protokol kesehatan tersebut,” sebut Dr Abidin.

IAIN Palu mewajibkan calon mahasiswa untuk memakai masker, mencuci tangan sebelum memasuki ruangan seleksi atau laboratororium komputer, pemeriksaan suhu tubuh dan jaga jarak.

Ia menyebut, dari jumlah 1.145 sebagian calon mahasiswa mengikuti seleksi dari rumahnya masing-masing, dan sebagian mengikuti seleksi di kampus. Bagi yang mengikuti seleksi di kampus, panitia membagi 12 sesi, satu sesi lima ruang, dan setiap ruangan seleksi diisi 20 peserta.

“Pembagian ini salah satu tujuannya untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona jenis baru tersebut,” ungkap dia.*

Sumber : Humas IAIN Palu