Berita Rektor

IAIN Palu asah kemampuan dosen menulis artikel di jurnal bereputasi

Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah mengasah kemampuan 54 dosen di lingkungan fakultas tersebut, untuk menulis di jurnal berreputasi atau jurnal internasional, dalam rangka mendukung pengembangan lembaga.

“FTIK berupaya mendorong dosennya untuk menulis artikel di jurnal berreputasi, yang diharapkan artikel tersebut juga bisa menjadi standar penilaian untuk dipublis di jurnal internasional, minimal di Jurnal SINTA,’ ucap Wakil Dekan I Bidang Akademik FTIK IAIN Palu, Dr Hamlan, di Palu, Senin, terkait dengan pelaksanaan pelatihan penulisan artikel jurnal bereputasi dan pengelolaan elektronik jurnal.

Kata Hamlan, pelatihan itu mengajarkan kepada 54 dosen mengenai bagimana menulis artikel di jurnal bereputasi meliputi, abstrak, kerangka acuan, pendahuluan, metodologi, dan menghubungkan data dan teori, serta pembahasan, temuan dan kesimpulan.

“Tata cara dan standar penulisan artikel yang diajarkan, merupakan standar penulisan jurnal internasional,” sebut Hamlan.

FTIK IAIN Palu, sebut Hamlan, menghadirkan Prof Nurdin sebagai pemateri untuk berbagi pengalaman dalam penulisan artikel di jurnal internasional atau jurnal bereputasi.

“Prof Nurdin memiliki pengalaman dalam menulis artikel di jurnal internasional, sehingga kami inginkan beliau berbagi pengalaman dan pengetahuan,” ungkap dia.

Selain menulis artikel di jurnal bereputasi, Hamlan menerangkan, 54 dosen FTIK juga diasah kemampuannya untuk mengelola elektonik jurnal atau digitalisasi jurnal.

“Kami hadirkan pak Nur Ahsan karena beliau memiliki kompotensi, pengalaman dalam pengelolaan jurnal berbasis elektronik,” sebutnya.

Ia menguraikan, FTIK IAIN Palu telah memiliki delapan jurnal, satu jurnal dari delapan jurnal tersebut atau jurnal pedagogia statusnya sudah masuk dalam SINTA lima. Sementara tujuh jurnal lainnya yang sudah berbasis open jurnal sistem (OJS) yang ada di beberapa program studi di FTIK.

“Jurnal pedagogia dikelola oleh fakultas, jurnal di prodi pendidikan agama Islam, jurnal di prodi Pendidikan Bahasa Arab, jurnal yang ada di prodi pendidikan guru madrasyah ibtidaiyah, jurnal prodi pendidikan anak usia dini, jurnal tadris Bahasa Inggris, jurnal di prodi matematika dan IPA,” ungkap dia.

Berkaitan dengan itu, Dekan FTIK IAIN Palu Dr H Mohammad Idhan mengemukakan pelatihan yang dilaksanakan oleh pihaknya, salah satu tujuannya untuk membangun motivasi dosen untuk menggiatkan aktivitas menulis artikel di jurnal bereputasi.

Hal ini penting, kata dia, karena dosen memiliki kewajiban untuk menulis artikel yang kemudian dipublis d jurnal bereputasi atau jurnal internasional.

Dr Idhan menerangkan, dosen yang menulis artikel di jurnal bereputasi memiliki banyak dampak positif, salah satunya memudahkan dosen untuk naik pangkat dari lektor menjadi lektor kepala dan dari lektor kepala menjadi guru besar.

“Selama ini ada kendala para dosen tidak naik pangkat, bahkan ada yang sudah sepuluh tahun tidak naik angkat. Kendalanya yaitu karena tidak menulis artikel di jurnal bereputasi. Ini salah satu sebabnya,” ucap Idhan.

Selain itu, juga berdampak terhadap peningkatan nilai akreditasi program studi yang ada di fakultas. “Karena salah satu kunci untuk menaikkan nilai akreditasi yaitu diukur dengan banyaknya artikel dosen yang termuat di jurnal bereputasi,” sebutnya.

Terkait hal itu Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd saat menyampaikan sambutan dan membuka pelatihan tersebut menekankan kepada dosen untuk membiasakan menulis artikel di jurnal bereputasi.

Rektor mendorong para dosen untuk rutin melakukan penelitian sesuai dengan bidang dan kompotensinya masing-masing, kemudian hasil penelitian dituangkan dalam bentuk artikel dan didaftarkan untuk dimuat dalam jurnal bereputasi.

“Kegiatan pelatihan ini sangat menarik, kami mengapresiasi kegiatan ini, dalam rangka mendorong dosen untuk meningkatkan kemampuan menulis di jurnal bereputasi,” ungkap Prof Dr H Sagaf Pettalongi.

Prof Sagaf mengingatkan kepada dosen bahwa, penelitian dan aktivitas menulis di jurnal merupakan hal terpenting sebagai akademisi, yang harus dilakukan secara terus menerus.

Sumber : Humas IAIN Palu