Berita Wakil Rektor 1

Pemotongan UKT Masih Berlanjut di IAIN Palu

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, memperpanjang kebijakan pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi yang terdampak Covid-19 hingga di semester genap, sebagai bentuk dukungan atas kondisi mahasiswa di masa pandemi Covid-19.

Namun kali ini ada perubahan, hanya ada tiga skema, yakni skema 20 persen, skema 50 persen, dan skema 100 persen. Untuk skema 20 persen berlaku untuk mahasiswa semester II, semester IV, dan semester VI. Sementara untuk skema 50 persen berlaku bagi mahasiswa semester VIII atau semester akhir, dan yang terakhir skema 100 persen berlaku bagi mahasiswa yang terkena (terinveksi) Covid-19.

Begitu juga kata warek terkait bantuan pulsa data gratis dari Kemenag, dipastikan akan tetap berlanjut,  5 GB untuk paket umum dan 45 GB untuk paket pendidikan. Karena di semester genap yang dimulai dari tanggal 1 Maret 2021 sebagaimana kalender akademik yang dimiliki IAIN Palu, proses perkuliahan dipastikan tetap menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau kuliah Online.

Terkecuali nantinya, kasus Covid-19 mengalami penurunan, IAIN Palu akan melakukan penyesuaian metode perkuliahan, kolaborasi sistem Online dan Ofline. “Sebagaimana ketentuan SKB empat menteri, Kementerian Agama, Kemendikbud, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri, jika suatu daerah mengalami penurunan kasus Covid-19, dimungkinkan para pengelolah pendidikan itu melakukan penyesuaian metode pembelajaran atau kuliah,  yakni Online dan Ofline,”sebut Abidin.

Terkait kendala jaringan selama ini, IAIN Palu sudah menjalin kerjasama dengan semua provider yang ada di Kota Palu, dan juga sekaligus memperbaiki jaringan yang ada di dalam kampus. “Secara bertahap kita melakukan pembenahan,”ujarnya.

Sumber : Humas IAIN Palu